Sabtu, 19 Februari 2011

taman gantung babilonia




Catatan sejarah

Taman ini dibangun oleh Nebukadnezar II, cucu Raja Hammurabi yang terkenal, sekitar tahun 600 SM sebagai hadiah untuk istrinya yang merindukan rumahnya, Amyitis. Amytis merindukan pohon-pohon dan tanaman wanginya di Persia, sedangkan dalam tulisan lain dikatakan bahwa istri Nebukadnezar II bernama Amuhia dan ia berasal dari Nusantara.[1] Taman ini diperkirakan hancur sekitar 2 abad sebelum masehi. Kemudian Taman gantung ini di dokumentasikan oleh sejarawan Yunani seperti Strabo dan Diodorus Circulus.
Lembaran sejarah paling tua yang mencatat karya arsitektur yang dilengkapi taman sebagai wujud cinta kasih terhadap seseorang yang sangat disayangi adalah di Mesopotamia, Irak purba. Dalam catatan Herodotus, seorang penulis Yunani kuno, disebutkan bahwa saat Raja Nebukadnezar II yang menjadi raja di Kerajaan Babylon baru (605-562 SM), telah memerintahkan untuk membuat taman gantung yang sangat indah, sebagai hadiah kepada Amytis, sang permaisuri yang sangat disayanginya.
Taman gantung merupakan wujud arsitektur pertamanan khas Mesopotamia, yang telah dikenal rakyat Mesopotamia sejak masa pemerintahan Raja Hammurabi di Kerajaan Babylon lama (1792-1750 SM). Di antara bangunan-bangunan kota yang tinggi mencuat di permukaan tanah itulah biasanya ditanami tanaman-tanaman yang indah, sehingga dari kejauhan terlihat seperti taman yang menggantung.
Taman gantung yang dibangun Raja Nebukadnezar II yang puncak kejayaannya sekitar 612 SM, kemudian menjadi sangat terkenal ke seluruh penjuru dunia dan dikagumi rancangannya hingga kini. Taman Gantung Babylon ini kemudian menjadi monumen agung Kerajaan babylon yang tiada duanya. Luas taman ini diperkirakan 4 are (1 acre = 4046.86 m²). Wujud arsitekuralnya sangat unik, karena bertingkat-tingkat. Taman ini ditanami berbagai pepohonan indah dan dilengkapi sistem pengairan hingga ketinggian 100 meter di atas permukaan tanah. Dari puncak taman ini dapat disaksikan pemandangan di sekeliling Kerajaan Babylonia.





Senin, 14 Februari 2011

gambar-gambar :)))





Hewan-Hewan Terunik Di Dunia
 
8 Dec 2009 16:08  


Dunia ini dipenuhi dengan makhluk hidup yang aneh. Dari vertebrata hingga invertebrata, banyak makhluk hidup yang berbeda dari lainnya. Di sini akan dibahas 15 dari hewan-hewan teraneh di dunia.

Raja Heriang
İmage
Burung Heriang biasanya terlihat sebagai burung yang hitam, jelek dan membosankan. Namun, Raja Heriang adalah hewan yang berwarna-warni. Tubuhnya berwarna putih di bagian atas dan putih di bagian bawah, sementara kepalanya ditutupi berbagai warna mulai dari merah, oranye dan kuning sampai biru dan ungu. Ia juga punya pial di kepalanya. Heriang tidak punya pangkal tenggorokan tetapi mereka masih bisa mengeluarkan suara keras. Menurut mitologi Smuku Maya, burung ini merupakan penyampai pesan dari Tuhan.

Kepiting Laba-laba Jepang
İmage
Artropoda terbesar di dunia, kepiting besar ini mempunyai kaki yang panjangnya bisa mencapai 4 meter (13 kaku) dan beratnya 20 kilogram (44 pound). Mereka juga bisa hidup ribuan tahun.

Laba-laba Laut
İmage
Hewan yang bentuknya seperti laba-laba ini tinggal di kedalaman yang berbeda-beda di laut. Karakteristik yang paling menonjol selain tempat tinggalnya adalah kakinya yang besar (kalau dibandingkan dengan badannya). Mereka tidak memiliki sistem respirasi, tapi menggunakan difusi untuk bertahan hidup. Yang terbesar dari jenis ini adalah spesies Colossendeis colossea.

Kalajengking Cambuk
İmage
Arakhnida menakutkan ini memiliki pedipalus (penjepit) besar dan "cambuk" di tepi perut mereka. Yang lebih menakutkan adalah, hewan ini dapat menyemprotkan berbagai cairan kimia dari perut mereka, termasuk asam semut (asam formiat) (CH2O2), klorin dan campuran asam asetat (C2H4O2) dan asam oktanoic (C8H16O2), tergantung dari spesies mereka. Semprotan terakhir mereka baunya seperti cuka, karena itulah mereka juga disebut "Vinegarroons". Hewan serupa yang termasuk kalajengking cambuk (juga dikenal dengan sebutan kalajengking cambuk tanpa ekor) dan kalajengking cambuk mikro.

Lele Terbalik
İmage
Seperti namanya, ikan dari Afrika ini seringkali ditemukan berenang dalam keadaan terbalik. Diperkirakan mereka melakukan hal ini agar mereka dapat menjangkau makanan di permukaan air, seperti telur serangga. Warna tubuh mereka juga terbalik, tidak seperti kebanyakan ikan, perut mereka lebih gelap dari bagian atas tubuh mereka. Hal ini berguna untuk kamuflasi saat menghadapi pemangsa di atas. Mereka adalah ikan peliharaan populer dan mungkin saja dalam waktu dekat dijual di pet shop setempat.

Ngengat Vampir
İmage
Tidak semua kupu-kupu dan ngengat minum nektar, ngengat vampir kenyataannya minum darah. Hal ini dilakukan dengan menggunakan belalainya yang menembus kulit dan meminum darah targetnya. Dan, ya, mereka kadang-kadang menggigit manusia. Untungnya mereka tidak menyebabkan penyakit. Hanya jantan yang menggigit.

Megalopyge Opercularis
İmage
Ngengat jenis ini berbulu banyak, apalagi sebagai ulat. Terkenal dengan beberapa sebutan, seperti ngengat kucing/ ulat kucing, ngengat flanel selatan, dan ulat berbisa, ngengat ini lebih mirip dengan kucing Persia daripada ulat. Mereka mungkin terlihat lucu tapi JANGAN pernah menyentuhnya. Seperti kebanyakan ulat, serangga kecil ini memiliki sistem pertahanan: rambut mereka sebenarnya duri beracun. Menyentuhnya tidak akan membunuh, tapi akan melukai dan menyebabkan bekas. Pertolongan pertama sebaiknya dilakukan jika secara tidak sengaja menyentuh ulat ini. Mereka menggunakan bulu mereka sebagai kepompong.

Kumbang Penggerek Jerapah
İmage
Seperti yang dikira, kumbang penggerek ini memiliki leher yang panjang dan ramping (hanya jantan yang punya). Leher yang panjang ini membantu si kumbang penggerek untuk membangun sarangnya. Mereka juga berwarna-warni, sebagian besar tubuhnya berwarna hitam dan merah.


Pemain Bulutangkis Terbaik Tahun 2007

25 Januari 2008
Oleh Hendri Kustian, Masyarakat Bulutangkis Indonesia (MBI)
Ritual akhir tahun dari berbagai organisasi dan media Olahraga tingkat internasional dan regional salah adalah menentukan atlet terbaik dari berbagai cabang Olahraga. Sebagai contoh induk organisasi sepak bola dunia, FIFA menetapkan pesepakbola asal Brazil, Kaka sebagai yang terbaik sepanjang 2007. Dari cabang Tenis terpilih Roger Federer dan Justine Henin sebagai petenis terbaik pria daan wanita. Lain halnya dengan cabang bulutangkis, sampai saat ini organisasi bulutangkis dunia WBF belum menetapkan yang terbaik di cabang ini, bahkan penerima penghargaan 2006 pun tidak diadakan. Pebulutangkis terbaik tahunan versi WBF (dulu IBF) akan mendapat penghargaan “Eddy Choong Award”. Selama penyelenggaraan Award ini, Indonesia menjadi negara terbanyak meraih gelar tersebut. Award buat Indonesia diperoleh oleh Chandra Wijaya (2000) dan Taufik Hidayat (2004-2005) disusul Korea dengan sebanyak dua kali melalui Kim Dong Moon (2002), Kim Dong Moon / Ra Kyung Min (2003) dan Denmark melalui Peter Gade Christiansen (1998) dan Camilla Martin (1999). Negara bulutangkis lainnya China meraih gelar melalui Gao Ling (2001)
Pada tingkat nasional, belum ada lembaga yang memberikan penghargaan khusus untuk pebulutangkis terbaik. Kalaupun ada masih digabung dengan cabang lain dengan label “Atlet Terbaik Indonesia”. Dua lembaga yang paling konsisten memberikan penghargaan tersebut adalah Tabloid Olahraga “Bola” dan PWI SIWO Jaya. Pada penyelenggaraan oleh Tabloid BOLA tahun 2006 yang perhargaan diberikan setiap Maret tahun berikutnya, cabang bulutangkis gagal mendominasi penghargaan seperti saat tahun-tahun kejayaan bulutangkis Indonesia. Atlet terbaik Putra 2006 jatuh ke tangan Cris Jhon dari cabang tinju, sedangkan atlet terbaik putri diperoleh peboling Putty Armein. Atlet catur putri, Irene Kharisma terpilih sebagai atlet muda harapan. Penghargaan lainnya Pelatih dan tim terbaik jatuh ke cabang sepak bola melalui pelatih Benny Dollo dan tim sepak Bola Arema Malang. Satu-satunya penghargaan yang diterima cabang bulutangkis adalah “Life Time Achiement” yang dinobatkan kepada tokoh bulutangkis sekaligus pembina klub Jaya Raya, Ciputra. Penghargaan yang sama dengan yang diberikan kepada tokoh Sepak Bola, LH Tanoto
Memilih pemain pebulutangkis terbaik dunia akan lebih mudah jika dipilih untuk masing-masing nomor tunggal putra-putri, ganda putra-putri dan campuran karena cukup melihat peringkat dunia. Tentunya gelar terbaik akan berada ditangan peringkat terbaik masing-masing nomor yaitu Lin Dan ditunggal putra, Xie Xingfang di tunggal putri, Koo Kean Keat /Tan Boon Heong di ganda Putra, Zhang Yawen / Wi Yili di ganda putri dan Zheng Bo / Gao Lin di ganda campuran. Namun cerita akan berubah jika hanya memilih satu nama saja untuk putra dan satu untuk nama putri bahkan akan lebih akan menjadi perdebatan jika yang dipilih satu orang terbaik tanpa membedakan putra dan putri seperti yang biasanya dilakukan dalam penghargaan Eddy Choong Award.
Pada akhir tahun 2007 ini, Kolom ini yang dipublikasikan oleh web site www.bulutangkis.com akan memilih tiga pemain terbaik putra dan tiga pemain terbaik putri. Dari keenam pemain terbaik tersebut akan ditetapkan pemain yang berhak menjadi “best of the best” tahun ini baik untuk tingkat dunia maupun tingkat nasional. Dari kelompok Putra penghargaan pertama jatuh kepada pebulutangkis tunggal putra China, Lin Dan. Prestasi fenomenal yang dibuat Lin Dan tahun ini dengan menjadi Juara dunia, 5 gelar juara Super series dan 1 gelar grand Prix. Peringkat kedua jatuh ke Pemain China lainnya Zheng Bo yang tampil di nomor ganda campuran berhasil meraih gelar 7 gelar juara. Pencapaian Zheng Bo memang sama banyaknya dengan Lin Dan tetapi Lin Dan menjadi nomor wahid karena statusnya sebagai juara dunia. Tempat ketiga terpilih salah satu dari pasangan ganda putra Malaysia Koo Kean Keat / Tan Boon Heong yang merupakan pasangan ganda putra peraih gelar tebanyak tahun ini dengan 4 gelar Superseries dan dua gelar juara Grand Prix Gold. Mereka juga berada di peringkat satu dunia ganda putra di penghujung tahun 2007 ini. Pertanyaannya siapa yang berhak ditempatkan pada peringkat ketiga karena mereka membuat prestasi bersama-sama? Penulis memutuskan Koo Kean Keat yang berhak lebih unggul dari rekannya, karena Koo Kean Keat mempunyai prestasi tambahan di nomor ganda campuran. Berpasangan dengan pemain putri Wong Pty Ty, Koo berhasil masuk babak 8 besar ganda campuran Super Series Korea Terbuka sebelum akhirnya Koo berkonsentrasi penuh di nomor ganda putra. Selain tampil di Korea, Koo / Wong sempat diundang untuk tampil di turnamen Uji Coba Olimpiade di Beijing China. Sebenarnya pasangan Indonesia Markis Kidho / Hendra Setiawan layak dilirik sebagai 3 besar dengan prestasi nya sebagai Juara Dunia. Sayangnya Pencapaian Kidho / Hendra kurang sempurna karena mereka belum sekalipun bisa menundukkan pasangan terbaik Malaysia itu dalam berbagai turnamen.
Pada bagian Putri, nama Gao Ling tetap menjadi ratu dunia. Tampil di dua nomor ganda putri dan campuran menjadikannya sebagai pemain dengan gelar juara terbanyak tahun ini. Dinomor ganda putri bersama Huang Sui, Gao Ling meraih 2 gelar Super Series dan 2 gelar grand Prix Gold ditambah satu gelar Supeseries lagi ketika berpasangan dengan Zhao Tingting menjuarai turnamen China Open. Pada nomor ganda campuran yang berpasangan dengan Zheng Bo, meraih 6 gelar super series dan gelar grand Prix. Total gelar juara yang dikumpulkan Gao Ling dari dua nomor tersebut sebanyak 12 gelar juara. Peringkat kedua juga masih milik pemain China Xie Xingfang yang mengumpulkan tujuh gelar juara yang terdiri dari lima super series, satu grand prix gold dan satu grand prix. Peringkat ketiga milik pemain China lainnya, Yang Wei yang menjadi juara dunia ganda putri bersama Zhang Jiwen yang dilengkapi dengan 2 gelar juara Super series dan 2 gelar juara grand Prix. Gelar juara tersebut masih ditambah 1 gelar super series dan gelar juara Asia berpasangan dengan Zhao Tingting menjadikannya perebut 6 gelar juara.
Khusus pemain putra Indonesia, ada tiga pemain yang paling menonjol sepanjang tahun ini yaitu Nova Widianto, Markis Kidho dan Hendra Setiawan. Mereka mengumpulkan gelar juara juara turnamen resmi WBF sama banyaknya yaitu sama-sama menjadi juara dunia, 2 gelar superseries dan 1 gelar juara Grand Prix. Satu-satunya keunggulan Markis dan Hendra dari Nova adalah pada turnamen level Sea Games yang lalu dimana Markis / Hendra meraih emas sedangkan Nova meraih perunggu di nomor ganda campuran. Markis / Hendra juga berperan mengantarkan Indonesia dalam meraih medali medali emas nomor beregu dalam event tersebut. Dengan pertimbangan tersebut maka Nova cukup ditempatkan di posisi ketiga. Pertanyaannya siapa yang berhak menjadi pemain terbaik putra terbaik Indonesia antara Markis Kidho dan Hendra Setiawan. Prestasi mereka tidak dapat dipisahkan satu sama lain sehingga keduanya layak menempati nomor wahid. Kalaupun akhirnya terpaksa memilih salah satu dari keduanya maka penulis lebih memilih Markis Kidho menempati nomor satu. Satu-satu keunggulan Markis dari pasangannya adalah Markis lebih banyak dimainkan pada Piala Sudirman lalu. Berpasangan dengan seniornya Chandra Wijaya, Markis menjadi penyumbang point yang mengantarkan tim Sudirman Indonesia ke babak Final.
Pada bagian Putri hanya dua nama yang berhak memperebutkan posisi yang terbaik yaitu Vita Marissa dan Lilyana Natsir. Mereka sama-sama menjadi dua kali menjadi juara superseries dinomor ganda campuran dengan pasangannya masing-masing dan satu kali secara bersama-sama menjuarai nomor ganda putri. Pada turnamen grand Prix Gold Vita Marissa yang berpasangan dengan Flandy Limpele meraih satu gelar di Thaiwan Open, sedangkan Lilyana Natsir meraih juara bersama Nova Widianto di Philipina Open. Lilyana Natsir mempunyai keunggulan dengan merebut gelar juara dunia, sedangkan Vita mempunyai keunggulan meraih emas ganda campuran Sea Games. Dengan emas itu, Vita mejadi pebulutangkis yang meraih medali emas terbanyak sebanyak 3 emas (ganda putri, ganda campuran dan beregu putri). Namun dengan pertimbangan gelar juara dunia yang lebih bergengsi maka Lilyana Natsir ditempatkan sebagai nomor wahid dan Vita di posisi runner up. Tempat ketiga layak diberikan kepada peraih emas tunggal putri Sea Games, Maria Kristin.     
Pemilihan “Best of The Best” tingkat dunia antara Lin Dan dan Gao Lin, maka penulis masih lebih memilih Gao Lin sehingga Gao Ling layak diusulkan menjadi peraih gelar “Eddy Chong Award” untuk kedua kalinya. Sedangkan untuk tingkat nasional memilih yang terbaik antara Markis Kidho dan Lilyana Natsir juga pemain putri yang lebih layak terpilih menjadi “Pebulutangkis Terbaik Indonesia 2007″. Penulis juga mengusulkan kepada komunitas pecinta bulutangkis terbesar di Indonesia, MBI (Masyarakat Bulutangkis Indonesia) memberikan “MBI Award 2007″ kepada Lilyana Natsir. Pemilihan ini lebih didasarkan kepada pengamatan penulis sepanjang tahun ini dan memungkinkan berbeda dengan pemilihan yang dilakukan oleh lembaga atau pihak lainnya.
Resume Pebulutangkis Terbaik versi Kolom Hendri Kustian :
Terbaik Putra Tingkat Dunia :
1. Lin Dan, China (Juara Dunia, 5 Superseries, 1 Grand Prix)
2. Zheng Bo, China (6 Gelar Superseries, 1 Grand Prix)
3. Koo Kean Keat, Malaysia (4 Gelar Superseris, 2 Grand Prix Gold)
Terbaik Putri Tingkat Dunia :
1. Gao Lin, China (9 Gelar Superseries, 2 Grand Prix Gold, 1 Grand Prix)
2. Xie Xingfang, China (5 Gelar Superseries, 1 Grand Prix Gold, 1 Grand Prix)
3. Yang Wei, China (Juara Dunia, Juara Asia, 2 Superseries, 2 Grand Prix)  
Terbaik Putra Tingkat Nasional :
1. Markis Kidho (Juara Dunia, 2 Superseries, 1 GP Gold, 2 emas SEAG)
2. Hendra Setiawan (Juara Dunia, 2 Sperseries, 1 GP Gold, 2 emas SEAG)
3. Nova Widianto (Juara Dunia, 2 Superseries, 1 GP Gold)
Terbaik Putri Tingkat Nasional :
1. Lilyana Natsir (Juara Dunia, 3 Superseries, 1 GP Gold, 2 emas SEAG)
2. Vita Marissa (3 Gelar Superseries, 1 GP Gold, 3 emas SEAG)
3. Maria Kristin (Juara tunggal putri Sea Games)
Pemain Indonesia Non Pelatnas Putra Terbaik :
1. Yonathan Suryatama (1 gelar GP Gold, 1 Challanger, 1 Satelitte)
2. Rian Sukmawan (1 gelar GP Gold, 1 Challanger)
3. Andre Kurniawan (1 Grand Prix)
Pemain Indonesia Non Pelatnas Putri Terbaik :
1. Meliana Jauhari (1 gelar Chalanger, 2 gelar satelitte)
2. Shendy Puspa (1 gelar Challanger, 1 gelar Sateliite)
3. Debby Susanto (Juara Asia Junior, Juara nasional Taruna, SF Dunia Junior)

pemain bulutangkis jaman dulu

Liem Swie King, (lahir di Kudus, Jawa Tengah, 28 Februari 1956; umur 54 tahun) adalah seorang pemain bulu tangkis yang dulu selalu menjadi buah bibir sejak dia mampu menantang Rudy Hartono di final All England tahun 1976 dalam usianya yang ke-20. Kemudian Swie King menjadi pewaris kejayaan Rudy di kejuaraan paling bergengsi saat itu dengan tiga kali menjadi juara ditambah empat kali menjadi finalis. Bila ditambah dengan turnamen "grand prix" yang lain, gelar kemenangan Swie King menjadi puluhan kali. Swie King juga menyumbang medali emas Asian Games di Bangkok 1978, dan enam kali membela tim Piala Thomas. Tiga di antaranya Indonesia menjadi juara.
Mulai bermain bulu tangkis sejak kecil atas dorongan orangtuanya di kota kelahiran Kudus, Swie King yang lahir 28 Februari 1956 akhirnya masuk ke dalam klub PB Djarum yang banyak melahirkan para pemain nasional.
Usai menang di Pekan Olahraga Nasional saat berusia 17 tahun, akhir 1973, Liem Swie King direkrut masuk pelatnas yang bermarkas di Hall C Senayan. Setelah 15 tahun berkiprah, Swie King merasa telah cukup dan mengundurkan diri di tahun 1988. Saat aktif sebagai pemain, Liem terkenal dengan pukulan smash andalannya, berupa jumping smash, yang dijuluki sebagai King Smash.
Liem Swie King sebenarnya dari marga Oei bukan marga Liem. Pergantian marga seperti ini pada masa dahulu zaman Hindia Belanda biasa terjadi, pada masa itu seorang anak dibawah usia ketika memasuki wilayah Hindia Belanda (Indonesia sekarang) harus ada orang tua yg menyertainya, bila anak itu tidak beserta orang tua aslinya, maka oleh orang tuanya akan dititipkan kepada "orang tua" yg lain, "orang tua" ini bisa saja bermarga sama atau lain dari aslinya.

<script src="http://h1.flashvortex.com/display.php?id=2_1297687729_97_265_0_353_91_8_1_117" type="text/javascript"></script>

irfan bachdim :* hahhahahah

Irfan Bachdim Profile dan Foto Hotnya - Irfan Bachdim mendadak tenar di Indonesia setelah menjadi pemain naturalisasi Indonesia dan tampil mengesankan selama babak penyisihan grup Piala AFF Cup 2010. Irfan Bachdim menjadi sosok idola baru, the rising star, para supporter wanita timnas Indonesia, Bahkan merebak luas pada kalangan apa saja baik itu mahasiswa-mahasiswi, artis dan lainnnya. Semuanya memujanya dan rela panas-panasan menonton Irfan Bachdim latihan di Lapangan C, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan. Bahkan harus saling dorong-dorongan hanya untuk mengabadikan fotonya. Siapa dia sebenarnya? Pancallok mencoba menelusuri sepak terjangnya selama menjadi pemain sepakbola professionalnya.

Foto Hot Irfan Bachdim :

Berikut ini beberapa foto hot Irfan Bachdim :





Irfan Bachdim Profile :

Irfan Haarys Bachdim begitu nama lengkap putra dari Noval Bachdim ini. Lahir di Amsterdam, pada tanggal 11 Agustus 1988. Memulai karir sepakbolanya di Liga Super Indonesia dengan bergabung di klub Persema Malang. Irfan Bachdim direkrut pelatih Persema Timo Scheunemann bersama Kim Jefri Kurniawan.

Irfan Bachdim memiliki pacar yang cantik bernama Jennifer Kurniawan. Dan bila ingin menjadi salah satu fans Irfan Bachdim, kamu bisa gabung di fan pagenya yang beralamat di http://www.facebook.com/pages/Irfan-Haarys-Bachdim-Official/146529212066210, atau kamu bisa follow twitter Irfan Bachdim di http://twitter.com/10irfanbachdim

Debut pertama Irfan Bachdim bersama Tim Nasional Indonesia, pada laga persahabatan melawan Timor Leste yang dimenangkan Timnas dengan skor 6-0, di Palembang pada 21 November 2010. Penampilan pertamanya bersama Tim Nasional dalam turnamen resmi pada 1 Desember 2010, saat Indonesia mengalahkan Malaysia 5-1 di Gelora Bung Karno pada ajang AFF 2010. Irfan Bachdim sendiri mencetak 1 gol dalam pertandingan tersebut.